Magister Teknik Kimia

UMS Tambah Jumlah Professor: Kopertis VI Jawa Tengah Serahkan SK Guru Besar di UMS

Kebahagian kembali dirasakan oleh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan bertambahnya jumlah professor (guru besar) di lingkungan kampus tersebut. Hal ini diperlihatkan melalui penyerahan SK Guru Besar dari Kopertis Wilayah VI Jawa Tengah kepada Dosen Program Studi Teknik Kimia, Prof. Kusmiyati, Ph.D di Ruang Sidang Rektorat Gedung Induk Siti Walidah UMS, Kamis (22/02/2018).

Dalam penyerahan ini, Prof. Dr. DYP Sugiharto selaku Koodinator Kopertis VI langsung berkenan dating ke UMS karena rasa bahagianya dengan bertambahnya jumlah professor di lingkungan UMS. Dia mengatakan bahwa Kopertis VI sendiri menyerahkan SK tersebut secara langsung, selain agar dapat bertemu dengan dosen pengusul dan yang sedang berproses, tapi juga untuk mempercepat proses penyerahan.

“Yang pertama supaya lebih cepat karena SK prodi, baik program studi baru maupun universitas atau perguruan tinggi baru, maupun jabatan fungsional sejak asisten ahli sampai professor itu paling lama seminggu ada di kopertis sudah bisa kami serahkan kepada yang bersangkutan,” ucapnya.

Perjuangan Prof. Kusmiyati untuk dapat memperoleh jabatan fungsional guru besar ini tidaklah mudah dan cukup panjang. Kronologi usulan guru besar Prof. Kusmiyati dimulai pada tanggal 6 September 2016, dirinya mengusulkan ke Kopertis. Kemudian pada 16 September 2016 sudah diterima oleh Kopertis. Kemudian pada 12 Januari 2017, berkas tersebut telah selesai dinilai dan kemudian dikirimkan ke Jakarta, dan pada tanggal 16 Januari 2017 sudah ada jawaban dari Jakarta bahwa usulannya ditolak.

Penolakan usulan tersebut dirasakan Prof. Kusmiyati sebanyak 3 kali karena pada usulan yang ke-4 tim dari Jakarta menyatakan usulan tersebut lengkap, tepat pada tanggal 22 November 2017. Kemudian selang sekitar 1 bulan, pada 1 Januari 2018 telah muncul SK. Kemudian tepat pada 5 Februari 2018 SK sudah diterima oleh Kopertis Wilayah VI.

Melihat perkembangan UMS yang sampai sekarang terus melecit, terutama dengan dimulainya panen doktor pada 2 hingga 3 tahun yang lalu, tahun ini Prof. Dr. DYP Sugiharto berharap kepada UMS agar nantinya dapat panen professor.

“Sekitar 2 atau 3 tahun yang lalu UMS melecit salah satu variabelnya panen doktor. Saya berharap dan bermimpi tahun depan panen professor,” harapnya. (Khairul)

Scroll to Top